Senin, 10 September 2012

mimpi


mimpi itu bukannya bunganya tidur ya,,,????
terkadang indah terkadang juga buruk,,,,,
impian yang dimaknakan dengan cita2 memang sharusnya digantungkan setinggi langit,, bahkan kalau bisa di kejar sampai ke negri cIna... eits,, itu cuma perandaian aja loch,, bukan berarti Qt mesti mengejar mimpi ( cita2 ) sampai ke cina dengan kaki....
wadduh bisa2 setress di jalan tuch,, kalau arahnya bner,, tapi, kalau salah jalan gymana,, ??? bukannya ke cina malah ke jurang lagie,,,,, he,,,he,,,,
so' mnurut saya cita2 itu penting akan keberadaan nya dalam hidup ini,,, bayangin aja kalau ada manusia hidup tanpa cita2,,, seakan hidupnya gk bermakna bgt khan...????
gk ada tujuan & gk ada sesuatu yang harus dicapai,,,
so' tetep gantungkan ciTa2 kamu setinggi awan ya,,,,,
ups' jangan cuma digantung aja,,,, emangnya jemuran,, selain dugantung kamu juga harus mencapainya,,,,
btw, anw, bsw... selamat meraih Cita2.....

kata kata


    Arsip Artikel Sukses - Mei 2010

    • HUMOR adalah cara jitu mengusir emosi negatif.. Apalagi bila humor tersebut terkandung dalam kata-kata mutiara inspirasi yang penuh hikmah. Silahkan nikmati, koleksi kata mutiara Motivasi dan Inspirasi kami, yang mencerahkan sekaligus menghibur, di halaman Kata Inspirasi yang "Lucu".
    • Berikut alasan mana yang harus Anda pilih, Gratis atau Bayar?, yang terkait juga dengan pilihan untuk melakukan TDA (Tangan di Atas alias Memberi) atau TDB (Tangan di Bawah alias Menerima). Lebih penting lagi, mungkin yang sudah Anda tunggu-tunggu, pengumunan nama-nama pemenang dari lomba menulis artikel berhadiah ebook "Mukjizat Zakat" beberapa waktu lalu. Para pemenang ini, akan mendapatkan hadiah tambahan Gratis Pelajaran 3 Minggu Pertama Kelas Sukses Online Revolusioner: Transformasi Total.
    • Kehidupan ini adalah sebentuk energi. Karena itu wajar bila pergerakannya adalah naik turun bergelombang, seperti energi layaknya. Wajar, bila dalam hidup Anda akan merasakan dua hal yang bertolak belakang, ada positif ada negatif. Susah senang, keduanya ada beriringan. Suka duka adalah dua sisi mata uang yang sama. Jadi, Anda hanya perlu tahu cara bertahan ketika siTuan Negatif datang. Dan, sebaliknya, juga harus tahu bagaimana cara mengajak si Tuan Positif untuk bertamu dan tinggal lebih lama dalam kehidupan Anda.
    • Sumber Kekayaan Anda sudah ada bersama Anda. You are already rich. Mungkin "Gayus" punya begitu banyak uang, tetapi dia adalah orang ter"gagal" dalam kehidupan ini, karena pelanggarannya akan Hukum Kehidupan yang satu ini. Pastikan Anda tahu di mana Sumber Kekayaan Andadan tidak terjebak pelanggaran apapun akan Hukum-hukum-Nya.
    • Anda memiliki kekuatan tidak terbatas dalam diri Anda untuk membentuk kehidupan yang Anda inginkan, kekuatan pikiran. Your Mind Power inilah yang menjadi alat komunikasi Anda dengan Sang Pencipta kehidupan. Repotnya, sebagaimana semua sumber kekuatan, ia juga memiliki potensi menjadi pedang bermata dua. Kekuatan super dahsyat ini juga bisa menyakiti Anda sendiri bila Anda tidak mengetahui cara tepat menggunakannya. Inilah alasan ada begitu banyak manusia hidup dalam lembah kesengsaraan meski mereka diciptakan Tuhan sebagai makhluk terbaik. Banyak juga manusia yang punya niat baik, misalnya, para motivator konvensional yang sering kita dengar, yang ternyata salah mengajarkan prinsip hidup sukses ini, sehingga mempengaruhi secara negatif begitu banyak orang yang mempercayai mereka. Jadi pastikan Anda mengetahui bagaimana memanfaatkan kekuatan pikiran Anda untuk memesan kehidupan ideal impian Anda kepada Tuhan.Lupakan ajaran konvensional. Sudah saatnya Anda maju dan bertransformasi.
    • Empat Rahasia Mendasar Menjalani Hidup yang Sukses Total. Tanpa memahami semua rahasia ini, kehidupan Anda akan jauh dari memuaskan, karena Anda kehilangan arah dan bimbingan. Sebenarnya, kita semua, jauh-jauh sebelum diturunkan ke muka bumi ini, sudah diajari-Nya akan semua rahasia hidup ini. Tetapi, dalam perjalanan hidup kita, semenjak kita memasuki lorong kelahiran, turun ke dunia pertama kali, menjalani tahun-tahun pertama sebagai kanak-kanak, semua ajaran-Nya tersebut terlupakan oleh kita. Dan makin lama makin terkikis oleh gerusan ideologi kehidupan dunia yang tidak akurat. Sudah saatnya, Anda kembali mengingat semuaRAHASIA BESAR KEHIDUPAN SUKSES ITU.
    • Bila Anda merasa kehidupan Anda masih membuat Anda kecewa, tidak puas dan terus mencari, mungkin kelas sukses berikut adalah jawaban dan solusi dari yang sedang Anda cari tersebut. Kelas ini akan membimbing tangan Anda, selangkah demi selangkah maju makin mendekati kesuksesan hidup yang Anda cari. Anda tidak perlu terus terjebak dalam kesulitan dan kekurangan dalam kehidupan. Ada cara pintar untuk menjalani hidup ini. Ada cara cerdas mendapatkan semua yang Anda inginkan. Bila Anda sungguh ingin kemudahan dalam hidup, pastikan Anda mempelajari cara-cara cerdas hidup sukses tersebut dengan mengikuti kelas sukses ini. Gelombang pertama akan dimulai tgl 18 Mei 2010. TUJUH BAB Pelajaran yang sangat berharga,GRATIS untuk Anda semua.
    • Kenapa Anda harus bertransformasi bila ingin merasakan kehidupan yang jauh, jauh, jauh lebih baik dari yang sekarang Anda alami? Apa pula yang harus ditransformasi? Dan yang lebih penting lagi, bagaimana cara kita bertransformasi itu? Dari mana kita mulai? Semua jawaban ini akan bisa Anda temukan di sini, di artikel yang memperkenalkan situs terbaru pendamping SuksesTotal.com. Kami ada untuk membantu Anda menikmati kesuksesan yang selama ini Anda cari.

    Arsip Artikel Sukses - April 2010

    Arsip Artikel Sukses - Maret 2010

    • Tahukah Anda kunci sukses dan penyelamat hidup paling penting di dunia ini?Apapun masalah Anda, bisa jadi berawal dari ketidak-tahuan Anda akan hal ini. Sementara, memahami dan menerapkannya, bisa menjadi keputusan terbaik yang pernah Anda ambil dalam hidup ini, karena, keputusan tersebut akan menarik semua hal baik dan menyenangkan untuk menjadi bagian dalam kehidupan Anda. Ya, baca lebih lanjut tentang rahasia dan Mukjizat Zakatyang belum pernah diungkapkan oleh siapapun. Kalau Anda pikir Anda tahu semua tentang ZAKAT, bersiaplah untuk terkesima oleh apa yang selama ini Anda lewatkan, dan karenanya menghambat kemajuan dan kemakmuran hidup Anda.

Pentingnya Pendidikan Akhlak Sejak Dini


Ada tulisan bagus dari buletin Jum’at yang kebetulan saya baca. Temanya tentang pendidikan anak. Walaupun saya sendiri belum berkeluarga (he3), tapi menurut saya tulisan ini cocok dibaca siapa saja. Saya langsung copy-pastetulisan dari buletin di blog ini.  Silakan dibaca, mudah-mudahan bermanfaat!
Merebaknya perilaku menyimpang di kalangan remaja, merupakan satu bukti kemerosotan akhlak masyarakat. Mereka sudah tidak lagi terikat dengan agamanya. Banyaknya kemaksiatan seperti penyalahgunaan obat-obat terlarang, pergaulan bebas, durhaka kepada kedua orang tua, adalah segelintir contoh dan bukti betapa generasi muslim semakin jauh dari sentuhan nilai-nilai islami.
Pentingnya pendidikan agama sejak dini
Tak dapat disangkal, bahwa semua itu karena minimnya pendidikan agama sedari dini, sejak manusia dalam kandungan.
Sejak kecil harusnya seorang anak tidak dibiarkan berkeliaran di luar kontrol orang tuanya. Orang tua terkadang sibuk mencari nafkah, dengan dalih demi kelangsungan hidup keluarga. Mereka lupa, hakekatnya pendidikan akhlak dan kasih sayang kepada anak adalah lebih penting dari sekedar menimbun uang.
Anak, amanah atas kedua orang tua
Kita tak perlu heran terhadap mereka yang telah menyia-nyiakan perintah Allah azza wajalla di dalam hak anak dan keluarga mereka. Seandainya api dunia mengenai anaknya atau nyaris menyentuhnya, pasti ia akan berjuang sekuat tenaga untuk menghindarkan anaknya dari api tersebut, dan buru-buru pergi kedokter untuk segera mengobati luka-lukanya. Adapun api akhirat, maka ia tidak mau mencoba untuk membebaskan anak-anak dan keluarganya darinya. Wallahu al Musta’an.
Padahal Allah azza wajalla telah berfirman, artinya: “Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada meraka dan selalu mengerajakan apa yang diperintahkan.” (Q.S. At-Tahrim:6)Seorang ayah adalah penanggung jawab pertama, lantaran ia sebagai pemimpin dalam rumah tangganya, maka ia akan ditanya oleh Allah tentang rumah tangganya. Rasulullah shalallahu ‘alaihiwasallambersabda:
“Seorang suami adalah pemimpin dalam keluarganya, dan ia akan ditanya atas kepemimpinannya, dan seorang istri adalah pemimpin dalam rumah tangga suaminya dan anaknya, maka ia akan ditanya tentang mereka.” (H.R. Bukhari dan Muslim).
Oleh sebab itu, kedua orang tua harus bangkit melaksanakan kewajibannya terhadap anak, berupa perhatian, pengawasan, dan pendidikan yang baik, agar kelak menjadi generasi yang dapat memberi manfaat bagi orang tua dan kaum Muslimin yang lain.
Hak pertama yang perlu diajarkan kepada anak
Orang tua, terutama ibu, memiliki peranan terbesar dalam pendidikan anak-anaknya. Akan tetapi seringkali mereka tidak mengetahui dari mana mereka harus mulai menanamkan akidah Islam pada buah hatinya, bagaimana mengajarkannya dan bagaimana menancapkannya pada hati mereka.
Rasulullah shalallahu ‘alaihiwasallam adalah teladan terbaik bagi kita dalam segala hal, termasuk dalam pergaulan beliau dengan anak-anak. Dalam masalah ini, kita bisa memetik lima pokok dalam pendidikan beliau terhadap akidah anak-anak:
1. Membiasakan anak mengucapkan dan mendengarkan kalimat tauhid dan memahamkan maknanya jika ia telah besar
Wajib atas orang tua untuk menumbuhkan tauhid terhadap Allah azza wajalla pada anak-anaknya sedari dini. Oleh karena itu, ajarkan dan pahamkan anak bahwa Rabbmereka adalah Allah azza wajalla, Dialah yang menciptakan, yang memberi rejeki, yang menghidupkan dan makna-makna rububiyyah Allah azza wajalla lainnya. Setelah mengenal keagungan Allah azza wajalla dalam rububbiyah-Nya, iringilah dengan mengajarkan bahwa Allah-lah yang berhak untuk disembah, diibadahi, disyukuri, diharapkan dan hanya kepada-Nya pula ditujukan segala jenis ibadah. Tak kalah pentingnya memperingatkan mereka dari syirik dan menjelaskan bahayanya kepada mereka.
2. Menanamkan kecintaan anak Terhadap Allahazza wajalla
Dalamnya kecintaan kepada Allah azza wajalla dan tertanamnya keimanan terhadap takdir-Nya membawa seorang anak untuk bisa menghadapi hidupnya dengan optimis dan tawakkal. Benih cinta kepada Allah yang tertanam akan menumbuhkan keberanian, karena dia akan menyadari bahwa tidak ada yang pantas ditakuti kecuali kemurkaan-Nya.
Gambaran keberanian yang menakjubkan ini terlukis pada diri seorang anak kecil, hasil didikan generasi mulia, Abdullah bin Az-Zubair. Suatu saat Abdullah dan anak-anak sebayanya berkumpul dan bermain-main di suatu jalan. Ketika melihat Umar bin Khattab radhiyallahuanhulewat jalan tersebut, semua anak berlarian kecuali Abdullah bin Az-Zubair. Menyaksikan peristiwa itu, Umar merasa takjub sehingga bertanya kepada anak kecil itu, apa sebabnya ia tidak lari seperti anak-anak lainnya. Abdullah kecil pun menjawab, “Aku tidak bersalah sehingga aku harus lari, dan aku tidak takut pada Anda, sehingga aku harus meluaskan jalan bagi Anda.”
Inilah sosok mungil Abdullah bin Az-Zubair, tidak ada yang ditakutkannya kecuali kemurkaan Rabbnya karena melanggar larangan atau meninggalkan perintah-Nya.
3. Menanamkan kecintaan anak pada Nabishalallahu ‘alaihiwasallam
Dari Umar bin Khattab radhiyallahuanhu, Rasulullahshalallahu ‘alaihiwasallam bersabda,
“Tidak beriman salah seorang dari kalian hingga aku lebih dia cintai daripada ayahnya, anaknya dan seluruh manusia.” (H.R. Bukhari).
Betapa pentingnya kecintaan terhadap Nabi shalallahu ‘alaihiwasallam sampai-sampai tidak akan sempurna iman seseorang tanpanya.
Membaca sirah (sejarah) Rasululullah shalallahu ‘alaihiwasallam dan mengenalkan mereka akan sifat-sifat beliau yang mulia merupakan upaya terbaik untuk menambahkan kecintaan mereka kepada beliau.
4. Mengajarkan pada anak Al Qur’an Al Karim
Sepantasnya bagi orang tua untuk memulai pelajaran bagi putra-putrinya dengan Al Qur’an sejak dini. Yang demikian itu untuk menanamkan pada mereka bahwa Allah azza wajalla adalah Rabb mereka dan Al Qur’an adalah firman-Nya. Menancapkan ruh Al Qur’an pada hati-hati mereka dan cahaya Al Qur’an pada pikiran-pikiran mereka, sehingga mereka tumbuh di atas kecintaan kepada Al Qur’an. Hati mereka menjadi terikat padanya sehingga mereka siap untuk mengikuti perintahnya dan berhentidari larangan-larangan yang ada padanya, berakhlak dengan akhlak Al Qur’an dan berjalan di atas manhajnya.
Imam As-Suyuthi mengatakan bahwa mengajarkan Al Qur’an pada anak merupakan salah satu pokok Islam agar mereka tumbuh di atas fitrahnya, dan cahaya hikmah itu lebih dahulu menancap di hati mereka sebelum menetapnya hawa nafsu, kotoran-kotoran maksiat dan kesesatan. Para salafus shaleh biasa mengajari anak-anak mereka Al Qur’an sebelum mencapai usia 3 tahun, sehingga kita akan dapati pada usia yang masih belia, mereka telah menghapal Al Qur’an. Sebut saja Imam Syafi’i, beliau telah hapal Al Qur’an pada usia 10 tahun, demikian pula Imam Nawawi rahimahumallah.
5. Mendidik anak untuk berakhlak yang baik
Islam sebagai agama yang sempurna dan relevan di setiap tempat dan zaman sangat menjunjung tinggi nilai-nilai akhlak. Nabi diutus tidak lain untuk menyempurnakan akhlak manusia. Sebagaimana sabdanya,
“Aku diutus oleh Allah tidak lain untuk menyempurnakan akhlak yang sholeh” (H.R. Ahmad, dishahihkan oleh Al Albani).
Akhlak merupakan tolak ukur iman seseorang. Sebagaimana Rasulullah shalallahu ‘alaihiwasallambersabda,
“Orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling sempurna akhlaknya.” (H.R. Ahmad dan Tirmidzi, dishahihkan oleh Al Albani).
Dalam riwayat lain, Rasulullah shalallahu ‘alaihiwasallampernah ditanya tentang penyebab yang paling banyak orang masuk surga. Beliau menjawab,
“Takwa kepada Allah dan akhlak yang baik.” (H.R. Tirmidzi dan Ahmad, dishahihkan oleh Al Albani)
“Tidak ada sesuatu yang paling berat dalam timbangan melebihi akhlak yang baik.” (H.R. Ahmad dan Abu dawud).
Hadits-hadits di atas menunjukkan betapa akhlak yang baik memiliki keutamaan dan ketinggian derajat. Sudah sepantasnya apabila kita berusaha untuk memilikinya. Tetapi perlu diingat bahwa ukuran baik buruknya akhlak seseorang tidaklah didasari oleh selera individu masing-masing, atau menurut adat istiadat yang berlaku di masyarakat. Semuanya harus berpedoman menurut norma Islam.
6. Memilih sekolah/lembaga pendidikan yang baik bagi anak
Adanya generasi yang buruk, bukan karena kesalahan mereka semata, namun ada faktor lain yang turut menentukan hal tersebut.
Selain keluarga sebagai sekolah pertama bagi anak-anak, pendidikan formal pun memiliki peranan penting dalam pembentukan kepribadian seorang anak. Akan tetapi, pendidikan formal saat ini, pada umumnya tidak mampu mendidik anak didiknya dengan baik. Contoh, sekolah/lembaga pendidikan hanya sekedar mentransfer ilmu, sedangkan pembinaan kepribadian jarang dilakukan. Belum lagi kurikulum yang diterapkan sebagian besar adalah ilmu umum, sedangkan ilmu agama sangat sedikit sekali, menyebabkan anak didik berperilaku kurang baik.
Inilah setidak-tidaknya enam hal yang harus diperhatikan oleh orang tua, agar apa yang mereka harapkan dan dambakan bagi anak-anak mereka bisa tercapai. Tumbuh sebagai anak-anak dan generasi yang shaleh yang beriman dan bertakwa kepada Allah, dan berguna bagi orang tua dan masyarakat.
Wallahu a’lam
Sumber : Buletin Al-Balagh Edisi 013/Tahun I Jumadil Awwal 1431 H/30 April 2010. Diterbitkan oleh DPC Wahdah Islamiyah Bandung.

Minggu, 09 September 2012

=== RENUNGAN BAGUS NIH ! UNTUK PARA AYAH ===



✓ Single men
✓ Married men
✓ A father 

✓ Father-to-be...

"Statistik membuktikan bahwa orang² yang kehilangan kasih sayang dari ayahnya, akan tumbuh dengan kelainan perilaku, kecenderungan bunuh diri, dan menjadi kriminal yang kejam.

Sekitar 70 % dari penghuni penjara dengan hukuman seumur hidup adalah orang² yang bertumbuh tanpa ayah.

Para ayah....

Anda dirindukan dan dibutuhkan oleh anak² Anda.

Jangan habiskan seluruh energi dan pikiran di tempat kerja, sehingga waktu tiba di rumah para ayah hanya memberikan ”sisa-sisa” energi dan duduk menonton TV.

Peluk anak² Anda, dengarkan cerita mereka, ajarkan kebenaran & moral.

Dan Anda tidak akan menyesal......
karena anak² Anda akan hidup sesuai jalan yang Anda ajarkan dan persiapkan.

Ayah yang sukses bukanlah pria paling kaya atau paling tinggi jabatannya di perusahaan atau lembaga pemerintahan, tetapi seorang pria yang dapat membuat anak²nya termotivasi dan berkata:
"Aku mau menjadi seperti ayahku kelak"

Dan mudah2an andapun termasuk org yģ sangat mengagumi dan mengidolakan sosok seorang Ayah, tidak perduli anda adalah anak cewe atau anak cowo .
Dan jauh didalam dalam hati kalau anda adalah anak cewe akan berbisik "Aku mau punya seorang suami yang seperti ayahku"

Seorang ayah yang bisa memberikan contoh baik dan diidolakan oleh anak2nya akan jauh lebih berharga daripada 100 orang guru di sekolah.

Xie.

Senin, 13 Agustus 2012

dibaca ajah

~:*Bismillahirrahmanirrahiim..~

♥ Ya Allah, Andai masanya belum tiba, Jangan izinkan aku untuk jatuh cinta, Dan bantulah aku untuk memperbaiki diriku, Agar aku kukuh dalam mencari cinta-Mu ♥

✿ツ SEKUAT mana kita setia...

ツ SEHEBAT mana kita merancang...

ツ SELAMA mana kita menunggu...

ツ SEKERAS mana kita bersabar...

ツ SEJUJUR mana kita menerima kekasih kita...

ツ.. •.♥• Jika ALLAH tidak menulis jodoh kita bersama dia...
Kita tetap tidak akan bersama dengannya •.♥•

ツ.. •.♥• Jika ALLAH telah menulis jodoh kita bersama dia...
Kita tetap akan bersama dengannya •.♥•

~ Kerana tulang rusuk dan pemiliknya TAKKAN PERNAH tertukar dan akan bertemu pada saat yg tepat menurut waktuNya,

♥Seorang lelaki yang baik, dia pasti akan membimbing perempuan yang disayanginya agar menjadi lebih baik.. ♥
Bukan menghanyutkan (◠‿◠)

♫•*¨*•.¸
ï·²¸.•*¨...*•♫♥:♫*ღ♥☆♥ღ* •*¨*•
*ღ♥☆♥ღ*♥♫•*¨*•.¸¸ ï·²•♫ ♥
Aku Mencintaimu Karena Allah *

... Ajari aku cinta untuk bersabar..
Untuk menemukan yang benar..

Untuk menjagasegala kemuslimahanku..
Mengangkat derajat keimananku..
Sertamembawaku dalam
Indahnya agama Allah..

Ajari aku cinta..
untukbertahan..
Pada kebaikan..
Pada keistiqomahan..
Pada Indahnya sendiri tanpa sentuhan haram..
Pada keindahan Cinta yang selalu terpendam..

Ajari aku cinta..
Seperti Para makhlukTuhan yang selalu berdzikir..
Seperti Hamba-hambaNYA yang bertakwa..
♫•*¨*•.¸
ï·²¸.•*¨...*•♫♥:♫*ღ♥☆♥ღ* •*¨*•
*ღ♥☆♥ღ*♥♫•*¨*•.¸¸ ï·²•♫ ♥
Foto: ~:*Bismillahirrahmanirrahiim..~

♥ Ya Allah, Andai masanya belum tiba, Jangan izinkan aku untuk jatuh cinta, Dan bantulah aku untuk memperbaiki diriku, Agar aku kukuh dalam mencari cinta-Mu ♥

✿ツ SEKUAT mana kita setia...

ツ SEHEBAT mana kita merancang...

ツ SELAMA mana kita menunggu...

ツ SEKERAS mana kita bersabar...

ツ SEJUJUR mana kita menerima kekasih kita...

ツ.. •.♥• Jika ALLAH tidak menulis jodoh kita bersama dia...
Kita tetap tidak akan bersama dengannya •.♥•

ツ.. •.♥• Jika ALLAH telah menulis jodoh kita bersama dia...
Kita tetap akan bersama dengannya •.♥•

~ Kerana tulang rusuk dan pemiliknya TAKKAN PERNAH tertukar dan akan bertemu pada saat yg tepat menurut waktuNya,

♥Seorang lelaki yang baik, dia pasti akan membimbing perempuan yang disayanginya agar menjadi lebih baik.. ♥
Bukan menghanyutkan (◠‿◠)

♫•*¨*•.¸
ï·²¸.•*¨...*•♫♥:♫*ღ♥☆♥ღ* •*¨*•
*ღ♥☆♥ღ*♥♫•*¨*•.¸¸ ï·²•♫ ♥
Aku Mencintaimu Karena Allah * 

... Ajari aku cinta untuk bersabar.. 
Untuk menemukan yang benar.. 

Untuk menjagasegala kemuslimahanku..
Mengangkat derajat keimananku..
Sertamembawaku dalam
Indahnya agama Allah..

Ajari aku cinta..
untukbertahan.. 
Pada kebaikan..
Pada keistiqomahan.. 
Pada Indahnya sendiri tanpa sentuhan haram.. 
Pada keindahan Cinta yang selalu terpendam.. 

Ajari aku cinta.. 
Seperti Para makhlukTuhan yang selalu berdzikir.. 
Seperti Hamba-hambaNYA yang bertakwa..
♫•*¨*•.¸
ï·²¸.•*¨...*•♫♥:♫*ღ♥☆♥ღ* •*¨*•
*ღ♥☆♥ღ*♥♫•*¨*•.¸¸ ï·²•♫ ♥

Kenapa harus pacaran



Oleh Ustadz Felix Siauw

1. "memang pacaran dalam Islam nggak boleh ya?" | iya, Rasul melarang segala jenis khalwat (berdua-duaan) yg bukan mahram, termasuk pacaran

2. "walaupun beda negara? LDR gitu" | mau beda negara, mau beda alam, mau beda dunia, mau LDR mau tetangga, tetep aja haram

3. "kan pacarannya nggak ngapa-ngapain?" | nggak ngapa-ngapain aja dapet dosa, rugi kan? mendingan nggak usahlah

4. "tapi kan kita punya perasaan" | so? punya perasaan nggak buat kamu boleh melanggar hukum Allah yang kasi kamu perasaan

5. "kalo pacarannya bikin positif?" | positif hamil maksudnya?

6. "hehe.. jangan suudzann, maksudnya bersamanya bikin rajin shalat geto" | shalatmu untuk Allah atau untuk pacar? pernah denger ikhlas?

7. "nggak, maksudnya kita, dia kan ber-amar ma'ruf.." | halah, dusta, mana ada kema'rufan dalam membangkang aturan Allah :)

8. "kalo orangtua udah restui?" | mau orangtua restui, mau orangutan, tetep aja pacaran maksiat

9. "katanya ridha Allah bersama ridha ortu?" | wkwk.. ngawur, dalam taat pada Allah iya, dalam maksiat? masak ortu lebih tau dari Allah?

10. "jadi nggak boleh nih? kl dikit aja gimana?" | eee.. nawar, emang ini toko besi kulakan?

11. "terus solusinya gimana? kan Allah ciptakan rasa cinta?" | nikah, itu solusi dan baru namanya serius

12. "yaa.. saya kan masih belum cukup umur" | sudah tau belum niat nikah, kenapa malah mulai pacaran?

13. "pacaran kan enak, nikmat" | iya, nikmat bagi lelaki, bagimu penyesalan penuh airmata nanti

14. "pacar saya udah bilang dia serius sih, 6 tahun lagi baru dia lamar saya" | itu mah nggak serius, sama aja teken kontrak unt sengsara

15. "pacar sy bilang nunggu sampe punya rumah baru lamar" | itu agen properti atau calon suami? nggak serius banget

16. "pacar sy bilang nikahnya nanti kalo udah cukup duit" | alasan klise, itulah yg cowok katakan untuk tunjukkin betapa nggak komit dia

17. "pacar sy bilang mau nikah tapi tunggu saudaranya nikah dulu" | ya tunda aja hubungannya sampe saudaranya nikah

18. "pacar sy bilang dia siap, tapi nunggu lulus" | alasan yang paling menunjukkan ketidakseriusan, nggak siap tu namanya

19. "pacar sy siap ketemu ortu sy sekarang juga, tapi sy yg belum siap" | cape deeh (=_=);

20. "ya udah, kakak-adik aja ya?" | wkwk.. maksa banget sih mau maksiat? giliran suruh shalat aja banyak alasan

21. "terus yang serius itu yang gimana?" | yang berani datangi wali-mu, dan dapet restu wali-mu dan menikahimu segera

22. "iya, sy udah putusin pacar, dia mau bunuh diri katanya" | tuh, tau kan mental lelaki pacaran, suruh nguras laut aja lelaki begitu

23. hal terserius yang bisa dilakukan yg belum siap adalah memantaskan diri | bukan justru mengobral diri

24. pahami agama, kaji Islam, perjuangkan Islam sebagai persiapan, itu baru serius | agar pantas dirimu jadi pasangan dan ortu yg baik

25. cinta ada masanya, pantaskan diri untuknya | bukan dengan pacaran, baku syahwat pake badan

26. kl siap walau nikahnya harus besok, barulah ta'aruf | karena ta'aruf bukan mainan bagi yg belum siap

27. jadi serius bagi yg sudah siap adl dengan nikah | sementara serius bagi yg belum siap adl mendekat dan taat pada Allah | kelir?!

nasehat

NASIHAT - BUAH UMUR KITA

"Tahun adalah batang pohon. Bulan-bulan adalah dahannya.
Hari-hari adalah ranting-rantingnya. Jam demi jam adalah dedaunannya dan nafas adalah buah-buahannya.

Barang siapa nafasnya untuk ketaatan, maka buah pohonnya adalah baik. Dan barang siapa nafas-nafasnya untuk kemaksiatan, maka buahnya adalah Hanzhal (buah paling pahit).

Musim panennya adalah hari pembalasan. Pada saat panen itulah akan jelas mana buah yang manis dan mana buah yang pahit.

Bagaimanakah buah dari umur kita?? "

~:* KISAH TEMPE SETENGAH JADI *:~



Abah dan Emak tinggal di sebuah desa yang cukup terpencil. Setiap hari, mereka bekerja membuat tempe untuk kemudian Abah menjualnya ke pasar. Jualan tempe merupakan satu-satunya sumber pendapatan mereka un
tuk bertahan hidup.

Pada satu pagi, Abah jatuh sakit, Emak pun mengambil alih tugas menjual tempe. Saat tengah bersiap-siap untuk pergi ke pasar menjual tempenya, tiba-tiba Emak sadar bahwa tempe buatannya hari itu masih belum matang, masih separah jadi.

Emak merasa sangat sedih karena tempe yang masih muda dan belum matang pastinya tidak akan laku. Itu artinya, untuk hari itu, mereka tidak akan mendapatkan pemasukan. Ketika Emak dalam kesedihan, tiba-tiba Abah mengingatkan Emak bahwa Allah Swt mampu melakukan perkara-perkara ajaib karena tiada yang mustahil bagi-Nya.

Emak pun mengangkat kedua tangannya sambil berdoa, "Ya Allah, aku mohon kepada-Mu agar kacang kedelai ini menjadi tempe, amin." Begitulah doa ringkas yang dipanjatkan dengan sepenuh hatinya. Emak sangat yakin Allah pasti mengabulkan doanya.

Dengan tenang, Emak pun menekan-nekan bungkusan bakal tempe dengan ujung jarinya. Emak pun membuka sedikit bungkusan itu untuk menyaksikan keajaiban kacang kedelai itu menjadi tempe. Emak termenung seketika sebab kacang itu masih tetap kacang kedelai yang belum matang benar.

Namun, Emak tidak putus asa. Dia berpikir mungkin doanya kurang jelas didengar oleh Allah. Emak pun mengangkat kedua tangannya kembali dan berdoa lagi, "Ya Allah, aku tahu bahwa tiada yang mustahil bagi-Mu. Bantulah aku supaya hari ini aku dapat menjual tempe karena inilah mata pencarian kami. Aku mohon, jadikanlah kacang kedelaiku ini menjadi tempe, amin."

Dengan penuh harapan, Emak pun sekali lagi membuka sedikit bungkusan itu. Apakah yang terjadi? Emak menjadi heran sebab kacang-kacang kedelai itu ... masih tetap seperti semula!

Hari pun semakin siang. Artinya, pasar pun sudah ramai didatangi pembeli. Emak tetap tidak kecewa atas doanya yang belum terkabul. Berbekal keyakinan yang sangat tinggi, Emak memaksakan diri untuk tetap pergi ke pasar membawa barang jualannya itu. Emak berpikir, mungkin keajaiban Allah akan terjadi dalam perjalanannya ke pasar.

Dia pun berangkat ke pasar. Semua perlengkapan untuk menjual tempe, seperti biasa, dibawa bersama. Sebelum keluar dari rumah, Emak sempat mengangkat kedua tangannya untuk berdoa, "Ya Allah, aku percaya, Engkau akan mengabulkan doaku. Sementara, aku berjalan menuju ke pasar, karuniakanlah keajaiban ini buatku, jadikanlah kedelai ini menjadi tempe, amin." Dengan penuh keyakinan, wanita tua ini pun berangkat. Di sepanjang perjalanan, dia tetap tidak lupa membaca doa di dalam hatinya.

Sesampai di pasar, cepat-cepat, Emak meletakkan barang-barangnya. Emak betul-betul yakin kalau tempenya sekarang sudah benar-benar matang dan siap untuk dijual. Dengan hati yang berdebar-debar, Emak pun membuka bakulnya dan menekan-nekan dengan jarinya setiap bungkusan yang ada. Perlahan-lahan, Emak membuka sedikit daun pembungkusnya dan melihat isinya. Apa yang terjadi? Tempenya benar-benar tidak berubah, masih seperti semula!

Emak menarik napas dalam-dalam. Harapan dikabulkan-nya doa perlahan menipis. Emak merasa Allah tidak adil. Allah tidak kasihan kepadanya. Inilah satu-satunya sumber penghasilannya: berjualan tempe.

Dia pun hanya duduk saja tanpa membuka barang dagangannya itu sebab dia yakin bahwa tiada orang yang akan membeli tempe yang baru setengah jadi. Hari pun beranjak petang dan pasar sudah mulai sepi, para pembeli sudah mulai berkurang.

Emak melihat para penjual tempe lainnya, jualan mereka sudah hampir habis. Emak tertunduk lesu seperti tidak sanggup menghadapi kenyataan bahwa dia pulang tanpa membawa hasil jualannya hari itu.

Namun, jauh di sudut hatinya, Emak masih menaruh harapan terakhir kepada Allah, pasti Allah akan menolongnya. Walau tahu bahwa hari itu dia tidak akan mendapatkan pendapatan langsung, tetapi Emak berdoa untuk terakhir kali "Ya Allah, berikanlah penyelesaian terbaik terhadap tempeku yang belum jadi ini."

Tiba-tiba, Emak dikejutkan oleh teguran seorang wanita. "Bu ...! Maaf ya, saya ingin bertanya, apakah Ibu menjual tempe yang belum jadi? Dari tadi, saya sudah pusing berkeliling pasar ini untuk mencarinya, tapi tidak ketemu juga."

Emak langsung termenung, seakan tak percaya dengan apa yang didengarnya. Betapa tidak terkejut, sejak sepuluh tahun dia menjual tempe, tidak pernah ada seorang pun pelanggan yang mencari tempe belum jadi.

Sebelum Emak menjawab sapaan wanita di depannya itu, cepat-cepat Emak berdoa di dalam hatinya "Ya Allah, saat ini aku tidak mau tempe ini menjadi matang. Biarlah kacang kedelai ini tetap seperti semula, amin."

Sebelum menjawab wanita itu, Emak pun membuka sedikit daun penutupnya. Alangkah senangnya hati Emak, ternyata memang benar, tempenya masih seperti semula! Hati Emak pun bersorak gembira. "Alhamdulillah," ucapnya.

Wanita itu pun memborong semua tempenya yang belum jadi itu. Sebelum wanita itu pergi, Emak sempat bertanya mengapa dia membeli tempe yang belum jadi. Wanita itu menerangkan bahwa anaknya yang tengah sekolah di Inggris ingin makan tempe dari desa.

Karena tempe itu akan dikirimkan ke tempat anaknya itu, si Ibu pun membeli tempe yang belum jadi. Harapannya, apabila sampai di Eropa nanti, akan menjadi tempe yang sempurna. Kalau dikirimkan tempe yang sudah jadi, sesampainya di sana, tempe itu sudah tidak enak lagi dimakan.

Demi Allah, tiada seorang pun yang berbaik sangka kepada Allah, melainkan pasti akan memberikan kepadanya apa yang dia sangkakan. Sebab, semua kebaikan itu ada dalam genggaman Allah.

Maka apabila Allah sudah memberi husnuzan-Nya, berarti Allah akan memberi apa yang disangkakannya itu. (Abdullah bin Mas'ud)

Sumber : Oase Jiwa (Setetes Embun di Padang Pasir)

Semoga bermanfaat..
Foto: ~:* KISAH TEMPE SETENGAH JADI *:~

Abah dan Emak tinggal di sebuah desa yang cukup terpencil. Setiap hari, mereka bekerja membuat tempe untuk kemudian Abah menjualnya ke pasar. Jualan tempe merupakan satu-satunya sumber pendapatan mereka untuk bertahan hidup.

Pada satu pagi, Abah jatuh sakit, Emak pun mengambil alih tugas menjual tempe. Saat tengah bersiap-siap untuk pergi ke pasar menjual tempenya, tiba-tiba Emak sadar bahwa tempe buatannya hari itu masih belum matang, masih separah jadi.

Emak merasa sangat sedih karena tempe yang masih muda dan belum matang pastinya tidak akan laku. Itu artinya, untuk hari itu, mereka tidak akan mendapatkan pemasukan. Ketika Emak dalam kesedihan, tiba-tiba Abah mengingatkan Emak bahwa Allah Swt mampu melakukan perkara-perkara ajaib karena tiada yang mustahil bagi-Nya.

Emak pun mengangkat kedua tangannya sambil berdoa, "Ya Allah, aku mohon kepada-Mu agar kacang kedelai ini menjadi tempe, amin." Begitulah doa ringkas yang dipanjatkan dengan sepenuh hatinya. Emak sangat yakin Allah pasti mengabulkan doanya. 

Dengan tenang, Emak pun menekan-nekan bungkusan bakal tempe dengan ujung jarinya. Emak pun membuka sedikit bungkusan itu untuk menyaksikan keajaiban kacang kedelai itu menjadi tempe. Emak termenung seketika sebab kacang itu masih tetap kacang kedelai yang belum matang benar.

Namun, Emak tidak putus asa. Dia berpikir mungkin doanya kurang jelas didengar oleh Allah. Emak pun mengangkat kedua tangannya kembali dan berdoa lagi, "Ya Allah, aku tahu bahwa tiada yang mustahil bagi-Mu. Bantulah aku supaya hari ini aku dapat menjual tempe karena inilah mata pencarian kami. Aku mohon, jadikanlah kacang kedelaiku ini menjadi tempe, amin." 

Dengan penuh harapan, Emak pun sekali lagi membuka sedikit bungkusan itu. Apakah yang terjadi? Emak menjadi heran sebab kacang-kacang kedelai itu ... masih tetap seperti semula!

Hari pun semakin siang. Artinya, pasar pun sudah ramai didatangi pembeli. Emak tetap tidak kecewa atas doanya yang belum terkabul. Berbekal keyakinan yang sangat tinggi, Emak memaksakan diri untuk tetap pergi ke pasar membawa barang jualannya itu. Emak berpikir, mungkin keajaiban Allah akan terjadi dalam perjalanannya ke pasar. 

Dia pun berangkat ke pasar. Semua perlengkapan untuk menjual tempe, seperti biasa, dibawa bersama. Sebelum keluar dari rumah, Emak sempat mengangkat kedua tangannya untuk berdoa, "Ya Allah, aku percaya, Engkau akan mengabulkan doaku. Sementara, aku berjalan menuju ke pasar, karuniakanlah keajaiban ini buatku, jadikanlah kedelai ini menjadi tempe, amin." Dengan penuh keyakinan, wanita tua ini pun berangkat. Di sepanjang perjalanan, dia tetap tidak lupa membaca doa di dalam hatinya.

Sesampai di pasar, cepat-cepat, Emak meletakkan barang-barangnya. Emak betul-betul yakin kalau tempenya sekarang sudah benar-benar matang dan siap untuk dijual. Dengan hati yang berdebar-debar, Emak pun membuka bakulnya dan menekan-nekan dengan jarinya setiap bungkusan yang ada. Perlahan-lahan, Emak membuka sedikit daun pembungkusnya dan melihat isinya. Apa yang terjadi? Tempenya benar-benar tidak berubah, masih seperti semula!

Emak menarik napas dalam-dalam. Harapan dikabulkan-nya doa perlahan menipis. Emak merasa Allah tidak adil. Allah tidak kasihan kepadanya. Inilah satu-satunya sumber penghasilannya: berjualan tempe. 

Dia pun hanya duduk saja tanpa membuka barang dagangannya itu sebab dia yakin bahwa tiada orang yang akan membeli tempe yang baru setengah jadi. Hari pun beranjak petang dan pasar sudah mulai sepi, para pembeli sudah mulai berkurang.

Emak melihat para penjual tempe lainnya, jualan mereka sudah hampir habis. Emak tertunduk lesu seperti tidak sanggup menghadapi kenyataan bahwa dia pulang tanpa membawa hasil jualannya hari itu. 

Namun, jauh di sudut hatinya, Emak masih menaruh harapan terakhir kepada Allah, pasti Allah akan menolongnya. Walau tahu bahwa hari itu dia tidak akan mendapatkan pendapatan langsung, tetapi Emak berdoa untuk terakhir kali "Ya Allah, berikanlah penyelesaian terbaik terhadap tempeku yang belum jadi ini."

Tiba-tiba, Emak dikejutkan oleh teguran seorang wanita. "Bu ...! Maaf ya, saya ingin bertanya, apakah Ibu menjual tempe yang belum jadi? Dari tadi, saya sudah pusing berkeliling pasar ini untuk mencarinya, tapi tidak ketemu juga."

Emak langsung termenung, seakan tak percaya dengan apa yang didengarnya. Betapa tidak terkejut, sejak sepuluh tahun dia menjual tempe, tidak pernah ada seorang pun pelanggan yang mencari tempe belum jadi. 

Sebelum Emak menjawab sapaan wanita di depannya itu, cepat-cepat Emak berdoa di dalam hatinya "Ya Allah, saat ini aku tidak mau tempe ini menjadi matang. Biarlah kacang kedelai ini tetap seperti semula, amin." 

Sebelum menjawab wanita itu, Emak pun membuka sedikit daun penutupnya. Alangkah senangnya hati Emak, ternyata memang benar, tempenya masih seperti semula! Hati Emak pun bersorak gembira. "Alhamdulillah," ucapnya.

Wanita itu pun memborong semua tempenya yang belum jadi itu. Sebelum wanita itu pergi, Emak sempat bertanya mengapa dia membeli tempe yang belum jadi. Wanita itu menerangkan bahwa anaknya yang tengah sekolah di Inggris ingin makan tempe dari desa. 

Karena tempe itu akan dikirimkan ke tempat anaknya itu, si Ibu pun membeli tempe yang belum jadi. Harapannya, apabila sampai di Eropa nanti, akan menjadi tempe yang sempurna. Kalau dikirimkan tempe yang sudah jadi, sesampainya di sana, tempe itu sudah tidak enak lagi dimakan.

Demi Allah, tiada seorang pun yang berbaik sangka kepada Allah, melainkan pasti akan memberikan kepadanya apa yang dia sangkakan. Sebab, semua kebaikan itu ada dalam genggaman Allah.

Maka apabila Allah sudah memberi husnuzan-Nya, berarti Allah akan memberi apa yang disangkakannya itu. (Abdullah bin Mas'ud)

Sumber : Oase Jiwa (Setetes Embun di Padang Pasir)

Semoga bermanfaat..

Jumat, 10 Agustus 2012

7 keajaiban dunia

Sekelompok siswa kelas geografi sedang mempelajari "Tujuh
Keajaiban Dunia." Pada awal dari pelajaran, mereka diminta
untuk membuat daftar apa yang mereka pikir merupakan "Tujuh
Keajaiban Dunia" saat ini. Walaupun ada b
eberapa ketidak-
sesuaian, sebagian besar daftar berisi;

1) Piramida
2) Taj Mahal
3) Tembok Besar Cina
4) Menara Pisa
5) Kuil Angkor
6) Menara Eiffel
7) Kuil Parthenon

Ketika mengumpulkan daftar pilihan, sang guru memperhatikan
seorang pelajar, seorang gadis yang pendiam, yang belum
mengumpulkan kertas kerjanya. Jadi, sang guru bertanya
kepadanya apakah dia mempunyai kesulitan dengan daftarnya.
Gadis pendiam itu menjawab, "Ya, sedikit. Saya tidak bisa memilih karena sangat banyaknya." Sang guru berkata, "Baik, katakan pada kami apa yang kamu miliki, dan mungkin kami bisa membantu memilihnya."

Gadis itu ragu sejenak, kemudian membaca, "Saya pikir, "Tujuh
Keajaiban Dunia" adalah,
1) Bisa melihat,
2) Bisa mendengar,
3) Bisa menyentuh,
4) Bisa menyayangi,

Dia ragu lagi sebentar, dan kemudian melanjutkan,
5) Bisa merasakan,
6) Bisa tertawa,
7) Dan, bisa mencintai

Ruang kelas tersebut sunyi seketika. Alangkah mudahnya bagi
kita untuk melihat pada eksploitasi manusia dan menyebutnya
"keajaiban". Sementara kita lihat lagi semua yang telah Tuhan
karuniakan untuk kita, kita menyebutnya sebagai "biasa".

Semoga anda hari ini diingatkan tentang segala hal
yang betul-betul ajaib dalam kehidupan anda.
Foto: 7 KEAJAIBAN DUNIA

Sekelompok siswa kelas geografi sedang mempelajari "Tujuh 
Keajaiban Dunia." Pada awal dari pelajaran, mereka diminta 
untuk membuat daftar apa yang mereka pikir merupakan "Tujuh 
Keajaiban Dunia" saat ini. Walaupun ada beberapa ketidak- 
sesuaian, sebagian besar daftar berisi; 

1) Piramida 
2) Taj Mahal 
3) Tembok Besar Cina 
4) Menara Pisa 
5) Kuil Angkor 
6) Menara Eiffel 
7) Kuil Parthenon 

Ketika mengumpulkan daftar pilihan, sang guru memperhatikan 
seorang pelajar, seorang gadis yang pendiam, yang belum 
mengumpulkan kertas kerjanya. Jadi, sang guru bertanya 
kepadanya apakah dia mempunyai kesulitan dengan daftarnya. 
Gadis pendiam itu menjawab, "Ya, sedikit. Saya tidak bisa memilih karena sangat banyaknya." Sang guru berkata, "Baik, katakan pada kami apa yang kamu miliki, dan mungkin kami bisa membantu memilihnya." 

Gadis itu ragu sejenak, kemudian membaca, "Saya pikir, "Tujuh 
Keajaiban Dunia" adalah, 
1) Bisa melihat, 
2) Bisa mendengar, 
3) Bisa menyentuh, 
4) Bisa menyayangi, 

Dia ragu lagi sebentar, dan kemudian melanjutkan, 
5) Bisa merasakan, 
6) Bisa tertawa, 
7) Dan, bisa mencintai 

Ruang kelas tersebut sunyi seketika. Alangkah mudahnya bagi 
kita untuk melihat pada eksploitasi manusia dan menyebutnya 
"keajaiban". Sementara kita lihat lagi semua yang telah Tuhan 
karuniakan untuk kita, kita menyebutnya sebagai "biasa". 

Semoga anda hari ini diingatkan tentang segala hal 
yang betul-betul ajaib dalam kehidupan anda.

*~ TERNYATA ALAM MAYA INI BERBENTUK TEROMPET SANGKAKALA KIAMAT ~*



Assalamu'alaikum Wa Rahmatullah Wa Barakatuhu

Sekitar enam tahun silam sekelompok ilmuwan yang dipimpin oleh Prof. Frank Steiner dari Universitas Ulm, Jerman melakukan ob
s
ervasi terhadap alam semesta untuk menemukan bentuk sebenarnya dari alam semesta raya ini sebab prediksi yang umum selama ini mengatakan bahwa alam semesta berbentuk bulat bundar atau prediksi lain menyebutkan bentuknya datar saja.

Menggunakan sebuah peralatan canggih milik NASA yang bernama “Wilkinson Microwave Anisotropy Prob” (WMAP), mereka mendapatkan sebuah kesimpulan yang sangat mencengangkan karena menurut hasil penelitian tersebut alam semesta ini ternyata berbentuk seperti terompet.

Di mana pada bagian ujung belakang terompet (baca alam semesta) merupakan alam semesta yang tidak bisa diamati (unobservable), sedang bagian depan, di mana bumi dan seluruh sistem tata surya berada merupakan alam semesta yang masih mungkin untuk diamati (observable) (lihat gambar bentuk alam semesta dibawah).

Bentuk Alam Semesta

Di dalam kitab Tanbihul Ghofilin ada sebuah hadits panjang yang menceritakan tentang kejadian kiamat yang pada bagian awalnya sangat menarik untuk dicermati.

Abu Hurairah Radhiyallaahu 'Anhu berkata : Rasulullah bersabda :“Ketika Allah telah selesai menjadikan langit dan bumi, Alloh menjadikan sangkakala (terompet) dan diserahkan kepada malaikat Isrofil, kemudian ia letakkan dimulutnya sambil melihat ke Arsy menantikan bilakah ia diperintah”. Saya bertanya : “Ya Rasulullah apakah sangkakala itu?” Jawab Rasulullah : “Bagaikan tanduk dari cahaya.” Saya tanya : “Bagaimana besarnya?” Jawab Rasulullah : “Sangat besar bulatannya, demi Alloh yang mengutusku sebagai Nabi, besar bulatannya itu seluas langit dan bumi, dan akan ditiup hingga tiga kali. Pertama : Nafkhatul faza’ (untuk menakutkan). Kedua : Nafkhatus sa’aq (untuk mematikan). Ketiga: Nafkhatul ba’ats (untuk menghidupkan kembali atau membangkitkan).”

Dalam hadits di atas disebutkan bahwa sangkakala atau terompet malaikat Isrofil itu bentuknya seperti tanduk dan terbuat dari cahaya. Ukuran bulatannya seluas langit dan bumi. Bentuk laksana tanduk mengingatkan kita pada terompet orang – orang jaman dahulu yang terbuat dari tanduk.

Kalimat seluas langit dan bumi dapat dipahami sebagai ukuran yang meliputi/mencakup seluruh wilayah langit (sebagai lambang alam tak nyata/ghoib) dan bumi (sebagai lambang alam nyata/syahadah). Atau dengan kata lain, bulatan terompet malaikat Isrofil itu melingkar membentang dari alam nyata hingga alam ghoib.

Jika keshohihan hadits di atas bisa dibuktikan dan data yang diperoleh lewat WMAP akurat dan bisa dipertanggungjawabkan maka bisa dipastikan bahwa kita ini bak rama – rama yang hidup di tengah – tengah kaldera gunung berapi paling aktif yang siap meletus kapan saja.

Dan Alloh telah mengabarkan kedahsyatan terompet malaikat Isrofil itu dalam al Qur'an

Ayyatum Minal Qur'an

“Dan pada hari ketika terompet di tiup, maka terkejutlah semua yang di langit dan semua yang di bumi kecuali mereka yang di kehendaki Alloh. Dan mereka semua datang menghadapNya dengan merendahkan diri.”(QS An Naml :87)

Makhluk langit saja bisa terkejut apalagi makhluk bumi yang notabene jauh lebih lemah dan lebih kecil. Pada sambungan hadits di atas ada sedikit preview tentang seperti apa keterkejutan dan ketakutan makhluk bumi kelak.

“Pada saat tergoncangnya bumi, manusia bagaikan orang mabuk sehingga ibu yang mengandung gugur kandungannya, yang menyusui lupa pada bayinya, anak – anak jadi beruban dan setan – setan berlarian.”

Ada sebuah pertanyaan yang menggelitik, jika terompetnya saja sebesar itu, bagaimana dengan peniupnya dan bagaimana pula Sang Pencipta keduanya? Maha Besar Engkau Ya Alloh, Allohu Akbar!


Xie.
Foto: *~ TERNYATA ALAM MAYA INI BERBENTUK TEROMPET SANGKAKALA KIAMAT ~*
 
Assalamu'alaikum Wa Rahmatullah Wa Barakatuhu
 
Sekitar enam tahun silam sekelompok ilmuwan yang dipimpin oleh Prof. Frank Steiner dari Universitas Ulm, Jerman melakukan obs
ervasi terhadap alam semesta untuk menemukan bentuk sebenarnya dari alam semesta raya ini sebab prediksi yang umum selama ini mengatakan bahwa alam semesta berbentuk bulat bundar atau prediksi lain menyebutkan bentuknya datar saja.
 
Menggunakan sebuah peralatan canggih milik NASA yang bernama “Wilkinson Microwave Anisotropy Prob” (WMAP), mereka mendapatkan sebuah kesimpulan yang sangat mencengangkan karena menurut hasil penelitian tersebut alam semesta ini ternyata berbentuk seperti terompet.
 
Di mana pada bagian ujung belakang terompet (baca alam semesta) merupakan alam semesta yang tidak bisa diamati (unobservable), sedang bagian depan, di mana bumi dan seluruh sistem tata surya berada merupakan alam semesta yang masih mungkin untuk diamati (observable) (lihat gambar bentuk alam semesta dibawah).
 
Bentuk Alam Semesta
 
Di dalam kitab Tanbihul Ghofilin ada sebuah hadits panjang yang menceritakan tentang kejadian kiamat yang pada bagian awalnya sangat menarik untuk dicermati.
 
Abu Hurairah Radhiyallaahu 'Anhu berkata : Rasulullah bersabda :“Ketika Allah telah selesai menjadikan langit dan bumi, Alloh menjadikan sangkakala (terompet) dan diserahkan kepada malaikat Isrofil, kemudian ia letakkan dimulutnya sambil melihat ke Arsy menantikan bilakah ia diperintah”. Saya bertanya : “Ya Rasulullah apakah sangkakala itu?” Jawab Rasulullah : “Bagaikan tanduk dari cahaya.” Saya tanya : “Bagaimana besarnya?” Jawab Rasulullah : “Sangat besar bulatannya, demi Alloh yang mengutusku sebagai Nabi, besar bulatannya itu seluas langit dan bumi, dan akan ditiup hingga tiga kali. Pertama : Nafkhatul faza’ (untuk menakutkan). Kedua : Nafkhatus sa’aq (untuk mematikan). Ketiga: Nafkhatul ba’ats (untuk menghidupkan kembali atau membangkitkan).”
 
Dalam hadits di atas disebutkan bahwa sangkakala atau terompet malaikat Isrofil itu bentuknya seperti tanduk dan terbuat dari cahaya. Ukuran bulatannya seluas langit dan bumi. Bentuk laksana tanduk mengingatkan kita pada terompet orang – orang jaman dahulu yang terbuat dari tanduk.
 
Kalimat seluas langit dan bumi dapat dipahami sebagai ukuran yang meliputi/mencakup seluruh wilayah langit (sebagai lambang alam tak nyata/ghoib) dan bumi (sebagai lambang alam nyata/syahadah). Atau dengan kata lain, bulatan terompet malaikat Isrofil itu melingkar membentang dari alam nyata hingga alam ghoib.
 
Jika keshohihan hadits di atas bisa dibuktikan dan data yang diperoleh lewat WMAP akurat dan bisa dipertanggungjawabkan maka bisa dipastikan bahwa kita ini bak rama – rama yang hidup di tengah – tengah kaldera gunung berapi paling aktif yang siap meletus kapan saja.
 
Dan Alloh telah mengabarkan kedahsyatan terompet malaikat Isrofil itu dalam al Qur'an
 
Ayyatum Minal Qur'an
 
“Dan pada hari ketika terompet di tiup, maka terkejutlah semua yang di langit dan semua yang di bumi kecuali mereka yang di kehendaki Alloh. Dan mereka semua datang menghadapNya dengan merendahkan diri.”(QS An Naml :87)
 
Makhluk langit saja bisa terkejut apalagi makhluk bumi yang notabene jauh lebih lemah dan lebih kecil. Pada sambungan hadits di atas ada sedikit preview tentang seperti apa keterkejutan dan ketakutan makhluk bumi kelak.
 
“Pada saat tergoncangnya bumi, manusia bagaikan orang mabuk sehingga ibu yang mengandung gugur kandungannya, yang menyusui lupa pada bayinya, anak – anak jadi beruban dan setan – setan berlarian.”
 
Ada sebuah pertanyaan yang menggelitik, jika terompetnya saja sebesar itu, bagaimana dengan peniupnya dan bagaimana pula Sang Pencipta keduanya? Maha Besar Engkau Ya Alloh, Allohu Akbar!


Xie.

SEMUA TERJADI KARENA SUATU ALASAN



Semua dimulai dari impianku. Aku ingin menjadi astronot. Aku ingin terbang ke luar angkasa. Tetapi aku tidak memiliki sesuatu yang tepat. Aku tidak memiliki gelar. Dan aku bukan seorang pilot. Namun, sesua
tu pun terjadilah.

Gedung Putih mengumumkan mencari warga biasa untuk ikut dalam penerbangan 51-L pesawat ulang-alik Challanger. Dan warga itu adalah seorang guru. Aku warga biasa, dan aku seorang guru. Hari itu juga aku mengirimkan surat lamaran ke Washington. Setiap hari aku berlari ke kotak pos. Akhirnya datanglah amplop resmi berlogo NASA. Doaku terkabulkan. Aku lolos penyisihan pertama. Ini benar-benar terjadi padaku.

Selama beberapa minggu berikutnya, perwujudan impianku semakin dekat saat NASA mengadakan test fisik dan mental. Begitu test selesai, aku menunggu dan berdoa lagi. Aku tahu aku semakin dekat pada impianku. Beberapa waktu kemudian, aku menerima panggilan untuk mengikuti program latihan astronot khusus di Kennedy Space Center

Dari 43.000 pelamar, kemudian 10.000 orang, dan kini aku menjadi bagian dari 100 orang yang berkumpul untuk penilaian akhir. Ada simulator, uji klaustrofobi , latihan ketangkasan , percobaan mabuk udara. Siapakah di antara kami yang bisa melewati ujian akhir ini ?

Tuhan, biarlah diriku yang terpilih, begitu aku berdoa. Lalu tibalah berita yang menghancurkan itu. NASA memilih orang lain yaitu Christina McAufliffe. Aku kalah. Impian hidupku hancur. Aku mengalami depresi. Rasa percaya diriku lenyap, dan amarah menggantikan kebahagiaanku. Aku mempertanyakan semuanya. Kenapa Tuhan? Kenapa bukan aku?

Bagian diriku yang mana yang kurang?Mengapa aku diperlakukan kejam ?

Aku berpaling pada ayahku. Katanya: “Semua terjadi karena suatu alasan.”

Selasa, 28 Januari 1986, aku berkumpul bersama teman-teman untuk melihat peluncuran Challanger. Saat pesawat itu melewati menara landasan pacu, aku menantang impianku untuk terakhir kali. Tuhan, aku bersedia melakukan apa saja agar berada di dalam pesawat itu. Kenapa bukan aku? Tujuh puluh tiga detik kemudian, Tuhan menjawab semua pertanyaanku dan menghapus semua keraguanku saat Challanger meledak, dan menewaskan semua penumpang.

Aku teringat kata-kata ayahku: “Semua terjadi karena suatu alasan.” Aku tidak terpilih dalam penerbangan itu, walaupun aku sangat menginginkannya karena Tuhan memiliki alasan lain untuk kehadiranku di bumi ini. Aku memiliki misi lain dalam hidup. Aku tidak kalah; aku seorang pemenang….

Aku menang karena aku telah kalah. Aku, Frank Slazak, masih hidup untuk bersyukur pada Tuhan karena tidak semua doaku dikabulkan.

Tuhan mengabulkan doa kita dengan 3 cara:

1. Apabila Tuhan mengatakan YA. Maka kita akan mendapatkan apa yang kita minta.
2. Apabila Tuhan mengatakan TIDAK. Maka mungkin kita akan mendapatkan yang lain yang lebih sesuai untuk kita.
3. Apabila Tuhan mengatakan TUNGGU. Maka mungkin kita akan mendapatkan yang terbaik sesuai dengan kehendakNYA.

Sumber : KUMPULAN CERITA PENUH HIKMAH
Foto: SEMUA TERJADI KARENA SUATU ALASAN

Semua dimulai dari impianku. Aku ingin menjadi astronot. Aku ingin terbang ke luar angkasa. Tetapi aku tidak memiliki sesuatu yang tepat. Aku tidak memiliki gelar. Dan aku bukan seorang pilot. Namun, sesuatu pun terjadilah. 

Gedung Putih mengumumkan mencari warga biasa untuk ikut dalam penerbangan 51-L pesawat ulang-alik Challanger. Dan warga itu adalah seorang guru. Aku warga biasa, dan aku seorang guru. Hari itu juga aku mengirimkan surat lamaran ke Washington. Setiap hari aku berlari ke kotak pos. Akhirnya datanglah amplop resmi berlogo NASA. Doaku terkabulkan. Aku lolos penyisihan pertama. Ini benar-benar terjadi padaku. 

Selama beberapa minggu berikutnya, perwujudan impianku semakin dekat saat NASA mengadakan test fisik dan mental. Begitu test selesai, aku menunggu dan berdoa lagi. Aku tahu aku semakin dekat pada impianku. Beberapa waktu kemudian, aku menerima panggilan untuk mengikuti program latihan astronot khusus di Kennedy Space Center 

Dari 43.000 pelamar, kemudian 10.000 orang, dan kini aku menjadi bagian dari 100 orang yang berkumpul untuk penilaian akhir. Ada simulator, uji klaustrofobi , latihan ketangkasan , percobaan mabuk udara. Siapakah di antara kami yang bisa melewati ujian akhir ini ? 

Tuhan, biarlah diriku yang terpilih, begitu aku berdoa. Lalu tibalah berita yang menghancurkan itu. NASA memilih orang lain yaitu Christina McAufliffe. Aku kalah. Impian hidupku hancur. Aku mengalami depresi. Rasa percaya diriku lenyap, dan amarah menggantikan kebahagiaanku. Aku mempertanyakan semuanya. Kenapa Tuhan? Kenapa bukan aku? 

Bagian diriku yang mana yang kurang?Mengapa aku diperlakukan kejam ? 

Aku berpaling pada ayahku. Katanya: “Semua terjadi karena suatu alasan.” 

Selasa, 28 Januari 1986, aku berkumpul bersama teman-teman untuk melihat peluncuran Challanger. Saat pesawat itu melewati menara landasan pacu, aku menantang impianku untuk terakhir kali. Tuhan, aku bersedia melakukan apa saja agar berada di dalam pesawat itu. Kenapa bukan aku? Tujuh puluh tiga detik kemudian, Tuhan menjawab semua pertanyaanku dan menghapus semua keraguanku saat Challanger meledak, dan menewaskan semua penumpang. 

Aku teringat kata-kata ayahku: “Semua terjadi karena suatu alasan.” Aku tidak terpilih dalam penerbangan itu, walaupun aku sangat menginginkannya karena Tuhan memiliki alasan lain untuk kehadiranku di bumi ini. Aku memiliki misi lain dalam hidup. Aku tidak kalah; aku seorang pemenang…. 

Aku menang karena aku telah kalah. Aku, Frank Slazak, masih hidup untuk bersyukur pada Tuhan karena tidak semua doaku dikabulkan. 

Tuhan mengabulkan doa kita dengan 3 cara: 

1. Apabila Tuhan mengatakan YA. Maka kita akan mendapatkan apa yang kita minta. 
2. Apabila Tuhan mengatakan TIDAK. Maka mungkin kita akan mendapatkan yang lain yang lebih sesuai untuk kita. 
3. Apabila Tuhan mengatakan TUNGGU. Maka mungkin kita akan mendapatkan yang terbaik sesuai dengan kehendakNYA.

Sumber : KUMPULAN CERITA PENUH HIKMAH